Kinerja BTN Tergantung KPR Subsidi

Posted on: Desember 12, 2018, by :

kpr-bank-btn-promo




Kinerja BTN Tergantung KPR Subsidi

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) membukukan kinerja apik pada kuartal III 2018. Berdasarkan laporan kinerja keuangan, BBTN membukukan laba bersih Rp 2,24 triliun. Nilai itu meningkat 11,51 persen secara year on year (yoy). Sedangkan realisasi kredit tercatat Rp 220 triliun atau meningkat 19,28% yoy.

Ke depan, kinerja BTN diproyeksi akan terus gemilang. Pemicu utama adalah kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi. Analis MNC Sekuritas Nurulita Harwaningrum mengatakan, penopang kinerja BBTN adalah penyaluran KPR subsidi yang naik 30,11 persen menjadi Rp 88,92 triliun pada kuartal III 2018.

Sementara, penyaluran KPR nonsubsidi juga mencatatkan kenaikan, tetapi tidak lebih besar dari KPR subsidi, yaitu tumbuh 13,22 persen menjadi Rp 74,69 triliun. Segmen kredit BBTN terdiri dari 91% KPR dan 9% kredit di luar perumahan.

Nurulita menjelaskan, sebanyak 50 persen penyaluran kredit mengalir ke KPR subsidi. "Sudah pasti karena masih ada program pemerintah, makanya KPR subsidi menjadi pendorong kinerja BBTN bertumbuh, " kata Nurulita kepada kontan.co.id, Rabu (28/11/2018), seperti dikutip, Kamis (29/11/2018).

Program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dari pemerintah memang memberikan angin segar terhadap laju pertumbuhan kredit BBTN untuk bergerak naik. "Program pemerintah tersebut memang sesuai dengan segmen pasar utama BBTN, yaitu pemilik rumah pertama. Kini antusias segmen tersebut memang sedang bertumbuh," kata Nurulita.

 




 

Di tengah kenaikan suku bunga acuan, BBTN menurunkan rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) menjadi 2,65 persen pada kuartal III 2018 dari 3,07 persen pada periode sama tahun lalu. Kenaikan suku bunga acuan cepat atau lambat akan terefleksi pada suku bunga bank dan bisa menjadi faktor yang menahan pertumbuhan kinerja.

Namun, Nurulita mengatakan, BBTN akan menerapkan strategi penyesuaian kenaikan suku bunga secara bertahap kepada nasabah. Harapannya, strategi tersebut bisa membuat nasabah BTN lebih bisa menghadapi kredit.

Menurut Nurulita, BBTN masih memiliki ruang lebih untuk mengembangkan permintaan rumah untuk masyarakat ekonomi menengah ke bawah yang didukung dengan program subsidi pemerintah serta pertumbuhan ekonomi.

Executive Vice President Non Subsidize Lending Division BTN Suryanti Agustinar mengungkapkan, permintaan KPR jelang akhir tahun menunjukkan peningkatan. Langkah BI menaikkan suku bunga acuan menjadi 6,0 persen pada 15 November 2018 tidak memengaruhi minat calon konsumen.

"Bunga promo KPR BTN tidak berubah sampai akhir tahun karena kenaikan BI Rate. Permintaan KPR BTN menjelang akhir tahun justru semakin meningkat," kata Suryanti kepada kompas.com, Selasa (27/11/2018), seperti dikutip, Kamis (29/11/2018).

Peningkatan permintaan KPR dialami sektor KPR subsidi maupun nonsubsidi. Untuk KPR subsidi, pengajuan bertambah 30 persen, sedangkan permintaan KPR nonsubsidi naik 10 sampai 15 persen. Menurut Yanti, tingginya kenaikan permintaan KPR subsidi terjadi karena semakin dekatnya batas waktu akad untuk kepemilikan rumah melalui program Subsidi Selisih Bunga (SSB).

Program SSB ini akan berakhir 7 Desember 2018. Selain itu, juga terdapat program FLPP yang akan berakhir 21 Desember 2018. "KPR subsidi sangat tinggi kenaikannya karena mengejar batas waktu akad untuk program rumah sederhana Subsidi Selisih Bunga paling lambat akad tanggal 7 Desember, sedangkan FLPP tanggal 21 Desember," ujar Suryanti.

 




Informasi KPR Promo

Klik tombol masing-masing KPR Bank untuk informasi mengenai KPR Promo selengkapnya:

 

Info-kpr-bca
kprkpr-anz-bank-promo
kpr jakarta

 

kpr bekasi

 

kpr-bank-mandiri-promo
kprkpr-bri-promo
kpr bogor

 

kpr surabaya

 

kpr-bank-btn-promo
kprkpr-bni-promo
kpr bandung

 

kpr surabaya

 

kpr-bank-bukopin-promo
kprkpr-danamon-promo
kpr tangerang

 

kpr tangerang selatan

 

kpr-permata-bank-promo
kprkpr-ocbc-nisp-bank-promo

 

 



Ingin Mengajukan KPR Bank Sekarang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *